LAMPUNG SELATAN
MENARA SIGER
Menara Siger sebagai landmark/simbol penanda bagi Provinsi Lampung yang mencerminkan identitas Lampung sebagai Provinsi Gerbang Selatan dan Titik Nol-nya Pulau Sumatera. Dibangun di atas bukit dekat Pelabuhan Bakauheni yang sangat strategis sebagai tempat transit dan wisata. Dengan mengadaptasi bentuk khas tradisional Lampung diambil dari bentuk Mahkota Siger yang dikenakan oleh wanita Lampung pada upacara-upacara adat dan merupakan suatu simbol kehormatan, simbol budaya Lampung dan sering diaplikasikan pada bangunan, monumen serta ragam hias. Disamping bentuk dasar Mahkota Siger, desain ini juga memasukan bentuk asli tradisional Lampung lainnya yaitu paguk di bagian kiri kanan menara sebagai perlambang perahu. Pada puncak menara terdapat payung merah, kuning, putih sebagai simbol hirarki kebangsawanan. Dimensi Menara Siger : Tinggi 32 meter, panjang 50 meter, lebar 10 meter, lantai 5 tingkat. Ruang dalam difungsikan sebagai Pusat Informasi Budaya dan Pariwisata Lampung serta kegiatan keagamaan.
KRAKATAU
Sejarah Krakatau. Kepulauan Krakatau (Rakata, Sertung, Panjang) merupakan sisa dari pulau gunung berapi yang disebut Krakatau Purba, mempunyai diameter 11 km dan tinggi 2 km (tercatat pada Javanees Book of Kings) yang diperkirakan meletus dan terpecah menjadi 3 gugusan Pulau pada sekitar Abad VI. Krakatau timbul sebagai gunung berapi yang aktif sampai mencapai ketinggian 830 meter dengan diameter 5 km.
Aktifitas gunung berapi dimulai secara teratur pada bulan Mei sampai bulan Agustus 1883. Pertama kali meletus dari arah puncak Perbuatan yang didahului dengan rangkaian gempa bumi dan pada tanggal 26 dan 27 Agustus 1883 terjadi letusan dahsyat yang terdengar sampai 4500 km dari titik letusan, antara lain di Australia Selatan, Ceylon dan Filipina. Pada waktu itu terjadi ombak pasang yang sangat besar setinggi 40 meter yang menghancurkan 295 desa dengan membawa korban lebih dari 36.000 orang meninggal, khususnya disekitar daerah Selat Sunda, Pantai Teluk Lampung. Material yang dimuntahkannya lebih kurang 18 km kibik, dengan debu yang beterbangan mencapai ketinggian 80 km dari permukaan laut dan mengakibatkan keadaan gelap total selama 22 jam. Akibat dari letusan Pulau gunung Krakatau tersebut, hanya tersisa lebih kurang sepertiganya.
Potensi Wisata. Kepulauan Krakatau mempunyai daya tarik yang unik, baik bagi Wisatawan Nusantara maupun Mancanegara, khususnya bagi peneliti, karena Pulau ini merupakan laboraturium alam bagi berbagai disiplin ilmu (Geologi, Konservasi, Biologi dan Vulkanologi). Disamping itu, aktifitas Anak Krakatau, sunset pada sore hari merupakan panorama alam yang sangat menarik untuk disaksikan. Gunung Anak Krakatau muncul dari permukaan laut pada tahun 1927 dan sampai dengan bulan Desember 1999 ketinggian Anak Krakatau telah mencapai lebih kurang 400 meter. Ketinggiannya terus bertambah beberapa meter setiap tahun. Selain itu di kepulauan ini dapat di jumpai tempat yang menarik untuk berenang, menyelam dan kegiatan Wisata Bahari lainnya.
Pulau Sebesi dan Sebuku. Bagi anda yang ingin mengenal Krakatau lebih dekat, maka Pulau Sebesi adalah tempat yang cocok untuk mengamati aktifitas gunung Anak Krakatau. Pulau Sebesi dengan luas 1600 Ha adalah Pulau yang terdekat dangan anak Krakatau. Pulau ini juga dikenal sebagai tempat Wisata buru, dengan fasilitas yang telah tersedia ; Pesanggrahan dan cottage. Pulau Sebuku terletak diantara Pulau Sebesi dan Canti. Sebuku Lunik dengan pantai yang bersih dan landai sangat cocok untuk berenang atau sekedar santai menikmati panorama laut. Transportasi menuju Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku menggunakan kapal motor reguler dari Dermaga Canti dengan waktu tempuh 1,5 jam.
WISATA BAHARI
Pantai Pasir Putih dan Pulau Pasir. Pantai Pasir Putih menawarkan pantai dengan pemandangan laut yang menawan. Fasilitas tersedia adalah shelter, toilet, kamar bilas dan kapal motor, ,dll. Pantai ini selalu ramai pengunjung pada hari-hari libur. Terletak di Desa Tarahan, 15 km dari kota Bandar Lampung pada jalur menuju Bakauheni. Kegiatan yang dapat dilakukan adalah bersantai, berenang, dan berperahu menuju Pulau Condong sulah. Bersebelahan dengan taman rekreasi ini adalah pantai Pulau Pasir. Pantai ini mempunyai fasilitas dan kondisi yang sama dengan pasir putih.
Pulau Condong Sulah. Memiliki potensi alam relatif masih asli, bentuk pulau seperti kerucut mirip kubah dimana seluruh lereng dan permukaan bukit dipenuhi oleh vegetasi hutan pantai termasuk merbau, waru, ketapang, dll. Bagian selatan pulau seperti terbelah yang bisa dijadikan ajang rock climbing, pendakian serta olahraga yang bersifat tantangan alam. Wilayah Sekitar pulau Condong Sulah, Condong Darat, Condong Laut digunakan tempat latihan renang, fin swimming, diving, bagi club diving di Bandar Lampung. Condong sulah sering digunakan sebagai lokasi Outbound Training. Fasilitas yang ada secara bertahap sedang dipenuhi. Transportasi antara pulau dan daratan / Pasir Putih hanya 15 menit tersedia setiap saat. 2 buah Cottage dan sebuah Café tersedia bagi pengunjung. Kegiatan berkemah sangat disarankan mengingat alam dan letak pulau tidak jauh dari Kota Bandar Lampung. Pantai Timur cocok untuk mandi dan berenang bagi keluarga yang tidak ingin jauh berekreasi ke pulau. Pulau Condong terletak 1 Km dari batas kota pada jalur Bandar Lampung – Bakauheni.
Pantai Merak Belantung. Pantai Merak Belantung terletak di sebuah teluk kecil yaitu Teluk Belantung atau bersebelahan dengan Kalianda Resort. Pantai yang bersih dengan pemandangan alam yang indah menjadikan pantai ini sangat cocok untuk berenang dan santai bersama keluarga. Fasilitas yang tersedia shelter, tempat parkir, ruang ganti pakaian, dll. Pantai Merak Belantung ini dapat dicapai dalam waktu 45 menit dari Pelabuhan Ferry Bakauheni atau 1 jam dari kota Bandar Lampung.
Pantai Wartawan dan Sumber Air Panas. Lokasi pantai menempati areal sempit antara jalan lingkar Gunung Rajabasa, lereng gunung dan laut. Sebuah sumber air panas berada pada sisi pantai karang kaki bukit gunung botak yang terus menerus mengeluarka uap panas (suhu air laut 80 - 100 Celcius), payung pantai, kamar bilas, MCK dan rumah makan/ ikan bakar, serta cottage pada lereng gunung pada bagian utara pantai. Tersedia penyewaan pancing dan alat snorkel serta perahu. Lokasi tempat rekreasi ini terletak di Way Muli 14 Km dari Kalianda dan 30 Km dari simpang Gayam pada jalur Bakauheni – Bandar Lampung. Pantai Wartawan dan sekitarnya di harapkan untuk berkembang menjadi Desa Wisata dengan pandangan lepas ke arah gugusan Krakatau.
RESORT WISATA
Krakatoa Nirwana Resort. Kawasan wisata ini dahulu dikenal dengan sebutan Kalianda Resort, terletak di desa Merak Belantung Kalianda Kabupaten Lampung Selatan, lebih kurang 45 km sebelah utara pelabuhan Ferry Bakauheni atau 1 jam dari kota Bandar Lampung. Kawasan wisata ini mempunyai fasilitas seperti arena petualangan (out bound, tempat berkemah/camping ground, off road), bungalow/cottages, hotel, diskotik (open air), bar & lounge, 24 hour restaurant di pinggir pantai, ruang pertemuan, musholla, penyewaan sepeda, 2 kolam renang anak–anak, dan area olah raga (beach volley, beach soccer, driving range, lapangan golf). Banyak kegiatan yang dapat dilakukan pada teluk kecil di depan resort wisata ini antara lain : adventure tour ke Krakatau dan pulau-pulau sekitar Teluk Lampung bagian selatan, diving di Pulau Sebuku, olah raga air (jetski, perahu dayung/kayak, banana boat, diving, snorkling), memancing dengan layang-layang di sekitar Teluk Belantung, dll.
Laguna Helau. Resort pantai ini terletak dikota Kalianda Kabupaten Lampung Selatan, merupakan resort alam pantai dengan fasilitas tersedia berupa family cottage dilengkapi dengan dapur dan perlengkapannya (kitchen ware, dining table,dll). Cottage-cottage berarsitektur sumatera bagian selatan dengan ciri khas ruangan yang luas dan terbuka terutama pada beranda. Sebuah rumah makan tersedia bagi pengunjung menyediakan makanan ringan dan sea food. Setiap cottage terdiri dari 2 kamar dan 4 tempat tidur di bangun dengan konstruksi kayu. Letak pantai menghadap ke selatan Teluk Lampung dengan latar belakang pulau-pulau termasuk gugusan krakatau. Laguna Helau hanya berjarak 30 Km dari Bakauheni atau 57 Km dari kota Bandar Lampung.
SUMBER AIR PANAS WAY BELERANG
Terletak di kaki Gunung Rajabasa sekitar 4 Km dari pusat kota Kalianda yang berhawa sejuk. Tempat rekreasi ini merupakan tempat pemandian yang sangat cocok untuk menjaga kesehatan kulit dan kesegaran tubuh. Komplek pemandian ini dilengkapi dengan kamar bilas, kamar ganti, sarana parkir, kios-kios penjual makanan dan minuman.
MAKAM RADIN INTEN II
Radin Inten II Gelar Kesuma Ratu (1834-1856) masih merupakan keturunan Fatahilah dari perkawinannya dengan Putri Sinar Alam dari Keratuan Pugung dan dikenal sebagai pemimpin yang gigih menentang penjajahan Belanda. Gunung Rajabasa yang syarat dengan bekas peninggalan benteng dan kubu pertahanan perang adalah saksi bisu kepahlawanan Radin Inten II. Makam Radin Inten II terletak di Desa Gedung Harta, dikenal dengan nama Benteng Cempaka lebih kurang 18 kilometer dari kota Kalianda.
KAMPUNG WISATA TABEK INDAH
Resort wisata keluarga ini berlokasi di Kecamatan Natar sekitar 7 kilometer dari Bandara Radin Inten II Branti. Tempat ini pada awalnya merupakan tempat pemancingan. Selain sebagai tempat pemacingan, di lokasi ini terdapat fasilitas penginapan lengkap dengan ruang pertemuan, kolam renang, taman bermain, arena outbound dan perkemahan.


