TULANG BAWANG
MENGGALA KOTA SEJARAH DAN BUDAYA
Selain sebagai Ibukota Kabupaten Tulang Bawang, Menggala merupakan salah satu kota tua yang berkembang sejak Pemerintahan Kolonial Belanda. Ciri khas kehidupan tradisional, kesibukan sebagai kota pelabuhan sungai, pola pemukiman, rumah-rumah tua dan tata kehidupan asli masih sangat terlihat. Beberapa fasilitas yang tersedia yaitu beberapa Hote, Wartel, Rumah Makan. Menggala cukup menarik bagi mereka yang menyenangi budaya dan sejarah lama, kehidupan tradisional dan kesibukan perdagangan tradisional di Pasar Lama dan Pelabuhan sungai Tulang Bawang yang membelah Kota Menggala.
DAERAH ALAMI RAWA TULANG BAWANG
Rawa Tulang Bawang merupakan lahan basah tersisa yang terbaik di Sumatera. Beberapa wilayah rawa alam yang masih banyak menyimpan keaslian lingkungan alam setempat berikut isinya adalah : Rawa Pacing dan Rawa Kandis serta bagian-bagian dari Rawa Bujung Tenuk.
MAKAM MINAK PATI PRAJURIT
Komplek makam terletak di Kecamatan Pagar Dewa. Makam ini merupakan salah satu peninggalan Sejarah / bukti sejarah tentang eksitensi kelompok masyarakat adat yang ada di Kabupaten Tulang Bawang. Pagar Dewa merupakan Kota Kecamatan yang banyak menyimpan rekaman sejarah masa lampau. Suasana Tradisional, arsitektur khas masih dapat dijumpai disini. Pada waktu tertentu upacara tradisional sering diadakan. Ciri utama tempat ini adalah Pemukiman yang terletak di sisi sungai.
OBJEK WISATA ALAM
Objek wisata alam terdiri dari rawa-rawa (wet land), sungai dan danau. Kabupaten Tulang Bawang menyimpan berbagai potensi pariwisata yang layak dikembangkan antara lain River Tour di Sungai Tulang Bawang dan Mesuji, perkampungan di atas air di Kuala Teladas, areal konservasi Rawa Pitu, Rawa Pacing, Bujung Tenuk. Berikut adalah potensi wisata alam di Kabupaten Tulang Bawang.


